JATIM OPEN DISPORA JATIM CUP 1 2025
Siswi SKUBERSDA Menjadi Pemenang Karate di JATIM OPEN DISPORA JATIM CUP 1 2025
ada tanggal 20 September 2025, dua siswi dari SMK Sepuluh Nopember Sidoarjo berhasil meraih prestasi yang membanggakan. DISPORA JATIM CUP 1 2025 yang diselenggarakan di GOR Sidoarjo, yaitu Kayla Eka (XI LPKC 2) yang sukses meraih juara 2 kata beregu junior putri dan Charissa Beatrice Fernandhita (X MP 1) berhasil memperoleh juara 3 kata beregu kadet putri, sehingga pencaan mereka ini menjadi kebanggaan bagi sekolah.
Siswa-siswi SKUBERSDA tak henti-hentinya menorehkan prestasi membanggakan. Hal ini tentu menjadi penyemangat bagi teman-teman lainnya untuk terus berusaha dan meraih pencaan yang lebih banyak lagi di berbagai bidang. Prestasi yang mereka raih bukanlah hasil dari keberuntungan semata, melainkan buah dari kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah. Di balik setiap kesuksesan selalu ada rintangan yang harus mereka hadapi dan lalui dengan tekad kuat. Tanpa proses dan perjuangan, tidak akan ada yang namanya juara.
Kayla dan Charissa pun juga mengalami rintangan yang mereka hadapi sendiri. Seperti Kayla yang saat pertandingan Ia mengalami cidera di bagian telapak kaki kanan dan cidera hamstring di bagian paha bawah kaki kanan. Walaupun demikian Ia tetap berusaha untuk melanjutkan pertandingan. Ini terjadi karena kurangnya pemanasan yang Ia lakukan. Kesalahan itu telah menjadi pelajaran baginya dan tak menyerah untuk ingin mengikuti lomba yang lebih besar lagi, seperti PORPROV (Pekan Olahraga Provinsi) dan PON (Pekan Olahraga Nasional).
Charissa juga membagikan pengalaman menghadapi rintangan yang Ia hadapi ketika mengikuti perlombaan. Ia memiliki kendala untuk mengatur waktu latihan. Ia mengatasinya dengan cara mengikuti kegiatan lain di awal hari dan latihan pada malam hari. Lelah itu pasti, namun dengan kegigihannya dan karena Ia sudah menggemari karate sejak kelas 2 SD, Ia menjati tak mudah putus asa. Saat bertanding pun Ia mencoba memfokuskan diri meskipun tetap terasa gugup saat melihat lawan.
Dari segala rintangan yang mereka menghadapi tak akan lepas dari usaha, doa, dan dukungan dari orang-orang sekitar. Berkat kerja keras yang diperjuangkan, mereka bisa meraih juara dan membanggakan orang tua dan teman- teman mereka. Kayla dan Charissa juga berpesan bahwa jangan mudah menyerah. Jangan goyah hanya karena rintangan kecil atau dari satu kesalahan. Terus berusaha, bermimpi, dan bekerja keras untuk mendapatkan hal yang diinginkan.
















.png)
